Beberapa permasalahan utama yang dihadapi UMKM obat tradisional dan kosmetik, antara lain:

  1. keterbatasan jumlah dan sumber bahan baku;
  2. keterbatasan modal,
  3. fasilitas produksi dan sumber daya manusia;
  4. keterbatasan akses pasar;
  5. sulit mendapatkan nomor izin edar (NIE);
  6. kurang memahami cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) atau cara pembuatan kosmetik yang baik (CPKB);
  7. serta sulit melakukan sertifikasi CPOTB/CPKB.

Program untuk membantu UMKM obat tradisional dan kosmetik, seperti:

  1. program Sipemandu (Sistem Pembinaan UMKM Obat Tradisional Secara Terpadu),
  2. advokasi dan pendampingan,
  3. kegiatan percepatan hilirisasi, dan
  4. juga program orangtua angkat.

Sumber :

https://www.beritasatu.com/amp/ekonomi/751989/indonesia-miliki-1059-sentra-produksi-obat-tradisional-mayoritasnya-umkm